a Aktiva + Kewajiban = Modal. 12)Untuk menekankan bahwa kreditur mempunyai hak utama atas kekayaan perusahaan, maka susunan persamaan dasar akuntansi dapat diubah sebagai berikut : a) Kewajiban - Aktiva = Modal. b) Modal - Aktiva = Kewajiban. c) Aktiva - Kewajiban = Modal *. d) Modal - Kewajiban = Aktiva. 13)Kalau diketahui bahwa PKKQav. Sarjana Ekonomi – Hai sobat jumpa lagi dalam artikel ini. Pada pembahasan kali ini juga akan dibahas mengenai Pasiva. Mulai dari pengertian, keuntungan, resiko dan rumusnya akan dibahas secara lengkap. Simak penjelasannya dibawah ini. Pengertian Pasiva LiabilitiesPasiva Liabilities Berdasarkan Jangka WaktuKeuntungan Hutang pada Jangka PanjangResiko Hutang Jangka PanjangModal atau CapitalRumus Pasiva LiabilitiesSebarkan iniPosting terkait Pengertian Pasiva Liabilities Pasiva Liabilities yaitu kewajiban suatu perusahaan yang harus dibayar kepada pihak ketiga kreditur. Pasiva atau bisa disebut juga Liabilitas merupakan hutang yang harus dan wajib dilunasi atau pelayanan yang harus dilakukan pada masa datang pada pihak lain. Liabilitas juga yakni kebalikan dari aset yang merupakan sesuatu yang dimiliki. Contoh dari liabilitas ialah uang yang dipinjam dari pihak lain, giro atau cek yang belum dibayarkan, dan pajak penjualan yang belum dibayarkan ke negara. Istilah liabilitas diartikan dari bahasa Inggris yakni Liability untuk menggantikan istilah sebelumnya yaitu Kewajiban. Kini kata kewajiban digunakan untuk merujuk pada istilah bahasa Inggris obligation saja. Pasiva Liabilities Berdasarkan Jangka Waktu 1. Pasiva Jangka Pendek Current Liabilities Merupakan hutang yang harus dan segera dilunasi paling lambat umur dari hutang ini satu tahun. Liabilitas ini dapat diharapkan untuk dilunasi dalam jangka pendek saja satu tahun atau kurang. Biasanya diantaranya ialah utang pembayaran hutang dagang, gaji, pajak, dan sebagainya, pendapatan ditangguhkan, bagian dari utang jangka panjang yang jatuh tempo dalam tahun berjalan, obligasi jangka pendek misalnya dari pembelian peralatan, dan sebagainya. Yang termasuk Pasiva Jangka Pendek yaitu sebagai berikut Utang Wesel Wesel Bayar Ialah wesel yang harus dibayar kepada pihak lain yang pernah kita berikan kepadanya. Utang Dagang Account Payable Merupakan utang kepada rekanan atau supplier yakni utang dalam rangka kegiatan suatu perusahaan atau utang ini terjadi karena membeli barang yang belum dibayar. Utang Gaji dan upah Salary Payable Yakni suatu kewajiban untuk membayar pekerja atau karyawan atas tugasnya. Utang Pajak Ialah Beban pajak perseroan yang belum dibayar pada waktu neraca disusun. Penghasilan yang ditangguhkanDefferd Revenve Yaitu penghasilan yang sebenarnya belum menjadi hak suatu perusahaan. Hutang Biaya Accured Expenses Adalah biaya-biaya yang belum dilunasi dalam periode-periode tertentu saja. Penyusutan Depreciantion Merupakan suatu proses pembebanan biaya yang disebabkan oleh pemakaian aktiva tetap misalnya peralatan. Pendapatan yang diterima dimuka Unearned Reverve Ialah kewajiban yang disebabkan pembeli menerima dahulu sedangkan penyerahan suatu barang atau jasa yang belum dilaksanakan. Kewajiban yang masih harus dipenuhi Acenals Payable Adalah kewajiban yang ditimbulkan karena jasa-jasa yang diberikan kepada perusahaan selama kurun waktu tertentu tapi belum dibayar. Utang DividenDevidend Payable Yaitu bagian laba suatu perusahan yang diberikan sebagai deviden kepada pemegang saham tetapi belum dibayar sewaktu neraca sedang disusun. 2. Pasiva Jangka Panjang Long Term Liabilies Merupakan semua utang yang pembayarannya relatif sangat lama. Liabilitas jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam kurun waktu 12 bulan setelah periode pelaporan, dapat diklasifikasikan dalam jangka pendek walaupun sebagai berikut Kesepakatan awal perjanjian pinjaman untuk jangka waktu lebih dari 12 bulan saja. Perjanjian untuk pembiayaan kembali atau pendjadwalan kembali pembayaran,atas dasar jangka panjang yang telah diselesaikan setelah periode pelaporan dan sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan tersebut untuk tidak mensyaratkan pembayaran sebagai konsekuensi atas pelanggaran tersebut. Entitas mengklasifikasi liabilitas tersebut sebagai suatu liabilitas jangka pendek karena pada akhir periode pelaporan entitas yang tidak mempunyai hak untuk menunda penyelesaian liabilitas tersebut dalam jangka waktu sekurang-kurangnya 12 bulan setelah tanggal pelaporan berlangsung. Perubahan suatu perjanjian kredit dapat terjadi juga untuk liabilitas jangka pendek. Utang pada bank jangka pendek misalnya dapat saja dikerjakan pendanaan kembali refinancing dengan menggunakan utang bank jangka panjang. Jika entitas melakukan suatu usaha untuk memperpanjang liabilititas jangka panjang yang akan jatuh tempo atau melakukan pendanaan liabilitas jangka pendek menjadi liabilitas jangka panjang. Tetapi dilakukan antara akhir periode pelaporan dan tanggal penyelesaian pelaporan keuangan, maka peristiwa ini dapat diungkapkan dengan peristiwa yang tidak membutuhkan penyesuaian non-adjusting events sesuai dengan PSAK 8 Revisi 2009 yaitu Peristiwa Setelah Periode Pelaporan diantaranya ialah Pembiayaan kembali yang berbasis pada jangka panjang. Perbaikan pelanggaran suatu perjanjian pada pinjaman jangka panjang. Pemberian tenggang waktu untuk pembayaran oleh pemberi pinjaman untuk memperbaiki pelanggaran perjanjian pinjaman pada jangka panjang yang berakhir sekurang-kurangnya 12 bulan setelah periode pelaporan tersebut. Keuntungan Hutang pada Jangka Panjang Selain harus siap dihadapkan dengan berbagai resiko, mempunyai hutang jangka panjang dengan obligasi mempunyai beberapa keuntungan, diantaranya ialah sebagai berikut Bunga obligasi yang lebih rendah apabila dibandingkan dengan deviden yang harus dan diwajibkan untuk dibayarkan kepada pemegang saham. Mengurangi kewajiban pajak, hal tersebut dikarenakan bunga pinjaman adalah biaya yang dibebankan kepada suatu perusahaan. Sedangkan deviden yaitu pembagian laba yang tidak dapat dikategorisasikan sebagai suatu pembebanan biaya. Pemilik obligasi tidak akan memiliki hak suara di dalam suatu perusahaan, sehingga tidak akan dapat mempengaruhi manajemen dan operasional harian suatu perusahaan. Resiko Hutang Jangka Panjang Memiliki hutang jangka panjang selain menguntungkan dan dapat memberikan manfaat kepada suatu perusahaan, namun juga mempunyai beberapa resiko. Beberapa resiko hutang jangka panjang diantaranya ialah sebagai berikut Semakin lama jangka waktu peminjaman dana dan pelunasannya maka resiko juga akan semakin lebih tinggi. Hanya dapat memperoleh sumber dana yang terbatas dari suatu hasil pinjaman. Hutang adalah suatu beban tetap yang harus ditanggung oleh perusahaan. Memiliki tenggang waktu jatuh tempo dalam pembayaran hutang yang sudah pasti / tetap. Kemungkinan nilai saham suatu perusahaan akan turun akibat tingkat tinggi atau rendah jumlah pinjaman tersebut. Adapun Akun – Akun Jangka Panjang ialah sebagai berikut Hutang Hipotik Merupakan suatu hutang yang timbul berkaitan dengan perolehan dana dari pinjaman yang dapat dijaminkan dengan harga tetap. Hutang Obligasi Band Payable Ialah hutang yang timbul berkaitan dengan dana yang dapat diperoleh melalui pengeluaran surat-surat obligasi. Hutang Bank Bank Loan Yaitu suatu pinjaman modal dari bank untuk perluasan suatu usaha. Hutang Pinjaman Jangka panjang Long Term Liabilities Yakni kewajiban yang masih harus dan wajib dilunasi dalam jangka waktu lebih dari satu periode akuntansi. Wesel Tagih Yaitu catatan dari surat-surat perjanjian tersebut yang diharapkan dapat ditagih oleh suatu perusahaan dalam bentuk kas nya. Utang kepada pemegang saham Holding company Ialah suatu hutang yang dapat diberikan untuk membantu suatu perusahaan anak yang baru mulai beroperasi dan membutuhkan pinjaman. Kredit Investasi Long Term Loan Merupakan suatu pinjaman dari suatu bank atau lembaga keuangan bukan bank yang dapat digunakan dalam pembelian aktiva tetap. Hutang Suberdinesi Suberdinated Loan Merupakan suatu hutang dari pemegang saham atau suatu perusahaan induk yang bersifat tanpa bunga. Utang dalam rangka sewa dana Payable Leasme Yaitu hutang yang dapat diperoleh dari suatu perusahaan asing untuk pembelian aktiva tetap dan bisa dijual dalam jangka panjang. Utang Sewa Jangka panjang Long Term Lent Liabilities Ialah suatu kewajiban yang masih harus dan wajib dibayarkan dalam waktu yang lebih lama. Modal atau Capital Modal atau ekuitas adalah salah satu komponen dari pasiva, yang dimana modal ini dapat diperoleh dari selisih total antara aktiva atau asset dengan kewajiban atau utang. Hasil dari selisih yang muncul ialah hak dari pemilik suatu perusahaan. Rumus Pasiva Liabilities Berikut adalah rumus pasiva atau liabilitas atau juga hutang, yaitu sebagai berikut a. Hutang pada Jangka Pendek atau Hutang Lancar Utang usaha + utang Gaji + Utang listrik + Utang sewa + Utang wesel + Dan Lain-Lain b. Hutang pada Jangka Panjang Utang Bank + Utang Hipotik + Utang Obligasi Demikianlah penjelasan tentang √ Pasiva Pengertian, Jenis, Rumus & Contohnya Lengkap. Semoga dapat memberikan ilmu dan wawasan yang bermanfaat lebih lagi untuk kita bagi para pembaca. Terima kasih. Baca Juga Artikel Aktivaa Adalah Aktiva Tetap Kas Adalah Ekuitass Adalah Likuiditas Adalah Soal Pengantar Akuntansi I 1 Akuntansi telah didefinisikan secara luas sebagai berikut a Proses mengenali, mengukur, dan mengkomunikasikan informasi ekonomi untuk memperoleh pertimbangan dan keputusan yang tepat oleh pemakai informasi yang bersangkutan. b Seni mencatat, meringkas, mengklasifikasikan informasi keuangan dan diolah sedemikian rupa sehingga dapat digunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan. c Bahasa bisnis language of business. d Benar semua.* 2 Produk akhir dari akuntansi terdiri dari a Ikhtisar keuangan b Analisis keuangan 3 Laporan keuangan a Benar semua * 4 Profesi Akuntan publik dapat digolongkan kedalam a Akuntan intern b Akuntan ekstern * c Akuntan pemerintah d Akuntan pajak 5 Akuntan yang bekerja pada sebuah perusahaan disebut a Akuntan intern * b Akuntan ekstern c Akuntan Publik d Akuntan pendidik 6 Perusahaan yang berbadan hukum di bawah ini adalah a Perseroan firma b Perseroan komanditer c Perseroan terbatas d Ketiga bentuk perusahaan tersebut diatas * 7 Perusahaan yang masuk golongan perusahaan jasa ialah a Pasar Swalayan b Toserba c Perusahaan Reparasi Mobil * d Pabrik minuman kaleng 8 Perusahaan yang masuk golongan perusahaan industri ialah a Percetakan * b Bengkel mobil c Bioskop d Toko yang menjual hasil pabrik 9 Pasiva sebuah perusahaan dapat dibagi ke dalam dua kelompok berikut a Aktiva dan modal b Piutang dan modal c Kewajiban dan modal * d Utang dan piutang 10Susunan persamaan dasar akuntansi ialah a Aktiva + Modal = Kewajiban b Aktiva = Kewajiban + Modal * 11 Modal – Aktiva = Kewajiban a Aktiva + Kewajiban = Modal 12Untuk menekankan bahwa kreditur mempunyai hak utama atas kekayaan perusahaan, maka susunan persamaan dasar akuntansi dapat diubah sebagai berikut a Kewajiban – Aktiva = Modal b Modal – Aktiva = Kewajiban c Aktiva – Kewajiban = Modal * d Modal – Kewajiban = Aktiva 13Kalau diketahui bahwa selama suatu periode jumlah aktiva telah bertambah dengan Rp. dan jumlah kewajiban telah bertambah Rp. selama periode itu, maka besar modal selama periode tersebut adalah a Bertambah dengan Rp. b Berkurang dengan Rp. 14Bertambah dengan Rp. * a Berkurang dengan Rp. 15Sebuah daftar yang memberikan perincian aktiva, perincian kewajiban, dan besar modal pada suatu waktu tertentu disebut a Neraca * 16Neraca bentuk skontro a Neraca yang diklasifikasikan b Laporan keuangan 17Kategori aktiva lancar dapat meliputi a Kas b Piutang usaha c Persediaan perlengkapan d Benar semua * 18Kategori utang lancar dapat meliputi a Utang usaha * b Utang hipotik c Modal pemilik d Benar semua 19Yang dimaksud sebagai kas tidak hanya uang yang tersedia di perusahaan, tetapi juga a Uang perusahaan yang tersedia di bank, yang sewaktu-waktu dapat diambil kembali dengan jalan menarik cek atas bank itu b Cek yang diterima c Weselpos yang diterima d Benar semua * 20Yang termasuk dalam lingkup/golongan aktiva tetap adalah a Persediaan barang dagangan b Perlengkapan kantor c Tanah * d Benar semua 21Sebuah daftar yang memuat laporan mengenai operasi perusahaan selama suatu periode akuntansi yang telah ditempuh disebut a Neraca b Perhitungan laba rugi * c Laporan perubahan modal d Laporan keuangan 22Sebuah daftar yang menggambarkan sebab-sebab adanya perubahan-perubahan yang timbul dalam modal pemilik selama periode akuntansi yang telah dilalui disebut a Neraca 23Perhitungan laba rugi a Laporan perubahan modal * b Laporan keuangan 24Sebuah daftar yang menunjukkan posisi keuangan perusahaan pada akhir suatu periode akuntansi tertentu disebut a Neraca * b Perhitungan laba rugi c Laporan perubahan modal d Laporan keuangan 25Tahun menurut kalender disebut juga dengan a Tahun fiskal b Tahun akuntansi c Tahun pembukuan d Tahun takwim * 26Yang dimaksud dengan tahun fiskal adalah a Harus selalu dimulai dengan bulan Januari b Tidak harus selalu dimulai dengan bulan Januari * c Harus sesuai dengan tahun kalender d Harus sesuai dengan tahun takwim 27Pembayaran kepada seorang kreditur dicatat dengan jalan a Mendebet perkiraan kas dan mengkredit perkiraan utang usaha b Mendebet perkiraan utang usaha dan mengkredit perkiraan kas * c Mendebet perkiraan kas dan mengkredit perkiraan piutang usaha d Mendebet perkiraan piutang usaha dan mengkredit perkiraan kas 28Yang masuk kedalam golongan rekening riil ialah a Gaji yang masih harus dibayar b Sewa yang dibayar dimuka c Kas d Benar semua * 29Yang masuk kedalam golongan rekening nominal ialah a Gaji yang dibayar dimuka b Biaya gaji * c Gaji yang masih harus dibayar d Salah semua 30Sebagai rangkaian dari siklus akuntansi, pertama-tama yang perlu dilakukan adalah a Perencanaan rekening * b Pemikiran sistem akuntansi c Pengklasifikasian rekening-rekening d Penyusunan neraca 31Sebagai rekening buku besar, maka a Harus dipakai sebagai sebuah buku yang sudah dijilid b Harus dipakai kartu-kartu lepas c Dapat dipakai kartu-kartu lepas * d Hanya sebuah buku yang dijilid saja yang dipakai orang dalam praktek 32Sistem pemberian nomor kode rekening a Sama antara perusahaan yang satu dengan perusahaan lainnya b Masing-masing berbeda * c Sama dengan standar yang telah ada d Harus sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan SAK 33Urutan siklus akuntansi secara ringkas adalah a Penjurnalan – posting buku besar – penyusunan neraca saldo * b Posting buku besar – penyusunan neraca saldo – penjurnalan c Penjurnalan – penyusunan neraca saldo – posting buku besar d Penyusunan neraca saldo – penjurnalan – posting buku besar 34Kalau pada akhir suatu periode harus diadakan penyusutan atas gedung sebanyak Rp. maka ayat jurnal penyesuaian untuk mencatat penyusutan tersebut adalah a Biaya penyusutan debet, gedung kredit Rp. b Gedung debet, biaya penyusutan kredit Rp. c Biaya penyusutan debet, akumulasi penyusutan kredit Rp. * d Akumulasi penyusutan debet, biaya penyusutan kredit Rp. 35Apabila perkiraan “Perlengkapan” sebelum penyesuaian pada akhir suatu periode menyebutkan adanya saldo sebesar Rp. sedangkan pada saat itu persediaan perlengkapan masih ada seharga Rp. maka ayat jurnal penyesuaiannya adalah a Biaya pemakaian perlengkapan debet, perlengkapan kredit Rp. b Perlengkapan debet, biaya pemakaian perlengkapan kredit Rp. c Biaya pemakaian perlengkapan debet, perlengkapan kredit Rp. * d Perlengkapan debet, biaya pemakaian perlengkapan kredit Rp. 36Kalau dari premi asuransi dibayar dimuka yang besarnya Rp. sudah kadaluwarsa Rp. maka ayat jurnal penyesuaiannya adalah a Biaya asuransi dibayar dimuka debet, biaya asuransi Rp. b Biaya Asuransi debet, Asuransi dibayar dimuka kredit Rp. * c Biaya asuransi dibayar dimuka debet, biaya asuransi kredit Rp. d Biaya asuransi debet, asuransi dibayar dimuka kredit Rp. 37Kalau untuk tahun pajak 1997 seorang pengusaha dikenakan pajak penghasilan sementara sebesar Rp. yang harus diangsur tiap bulan Rp. dan pada 31 Desember 1997 angsuran itu telah berjumlah Rp. sedangkan menurut perhitungan, jumlah pajaknya untuk tahun 1997 itu ditaksir Rp. maka pada 31 Desember 1997 pengusaha tersebut akan membuat penyesuaian a Pajak penghasilan debet, Pajak penghasilan terhutang kredit Rp. b Pajak penghasilan debet, Pajak penghasilan terhutang kredit Rp. c Pajak penghasilan terhutang debet, Pajak penghasilan kredit Rp. d Pajak penghasilan debet, Pajak penghasilan terhutang kredit Rp. * 38Dalam penyusunan neraca lajur, yang dibuat terlebih dulu adalah a Neraca Saldo * b Ayat penyesuaian c Laporan Laba rugi 39Benar semua 40Dalam sebuah neraca lajur, neraca sebagai laporan keuangan didukung oleh a Ayat penyesuaian yang terdapat dalam neraca lajur b Jumlah yang terdapat dalam lajur neraca saldo disesuaikan * c Jumlah yang terdapat dalam lajur laba rugi dan neraca d Jumlah yang terdapat dalam lajur neraca itu sendiri 41Dalam siklus akuntansi, neraca lajur dibuat pada saat a Setelah penyusunan laporan keuangan b Sebelum menyusun laporan keuangan * c Setelah membuat ayat penyesuaian d Setelah membukukan ayat penyesuaian kedalam buku besar 42Saldo laba dimuat di neraca lajur dalam a Hanya didalam lajur kredit perhitungan laba rugi b Didalam lajur debet maupun kredit perhitungan laba-rugi c Didalam lajur debet perhitungan laba rugi maupun didalam lajur debet neraca d Didalam lajur debet perhitungan laba rugi maupun didalam lajur kredit neraca * 43Yang manakah dari rekening-rekening dibawah ini yang harus ditutup dengan jalan memindahkan saldonya ke rekening Laba Rugi pada akhir suatu periode a Pendapatan reparasi b Biaya gaji c Pendapatan reparasi dan biaya gaji * d Salah semua 44Neraca saldo setelah penutupan memuat saldo rekening-rekening sebagai berikut a Piutang usaha b Biaya dibayar dimuka c Gaji yang masih harus dibayar d Benar semua * 45Kalau rekening “Laba-Rugi” memperlihatkan saldo rugi, maka jumlah ini harus dipindahkan ke rekening a Saldo rugi disebelah debet b Saldo laba rugi disebelah kredit * c Modal pemilik disebelah debet d Modal pemilik disebelah kredit 46Rekening pendapatan ditutup dengan jalan a Mendebet rekening tersebut dan mengkredit rekening modal pemilik b Mengkredit rekening tersebut dan mendebet Rekening Laba-Rugi c Mendebet perkiraan tersebut dan mengkredit rekening Laba-Rugi * d Mendebet rekening Laba-Rugi dan mengkredit rekening Modal pemilik 47Suatu perusahaan untuk mencari laba, yang merupakan badan hukum dan kepemilikannya terbagi dalam saham-saham, disebut sebagai suatu perusahaan a Perorangan b Perorangan tunggal c Firma d Perseroan * 48Harta yang dimiliki oleh suatu perusahaan, disebut a Aktiva * b Kewajiban c Modal d Hak Kekayaan Pemilik 49Suatu daftar aktiva, kewajiban, dan modal suatu perusahaan pada tanggal tertentu, adalah a Neraca * b Perhitungan Laba Rugi c Laporan Modal d Laporan Laba Ditahan e Bila selama periode tertentu, total aktiva bertambah Rp. dan total kewajiban bertambah sebesar Rp. maka jumlah dan arah perubahan modal, adalah f Bertambah Rp. g Berkurang Rp. h Bertambah Rp. * i Berkurang Rp. 50Bila besarnya pendapatan adalah Rp. beban sebesar Rp. dan prive pemilik Rp. maka jumlah laba / rugi bersih adalah a Laba bersih Rp. b Laba bersih Rp. * c Rugi bersih Rp. d Rugi bersih Rp. 51Dalam istilah akuntansi, debet berarti a Penambahan dalam perkiraan aktiva * b Pengurangan dalam perkiraan aktiva c Penambahan dalam perkiraan kewajiban d Penambahan dalam perkiraan modal 52Jenis perkiraan yang bersaldo normal kredit adalah a Aktiva b Prive c Pendapatan * d Beban 53Golongan aktiva lancar meliputi a Kas b Piutang dagang c Perlengkapan d Benar semua * 54Penerimaan uang kas dari pelanggan untuk pelunasan piutang harus dicatat dengan a Debet kas; kredit piutang dagang * b Debet piutang dagang; kredit kas c Debet kas; kredit hutang dagang d Debet hutang; kredit kas 55Suatu formulir yang berisikan saldo dan judul perkiraan dalam buku besar pada tanggal tertentu adalah a Perhitungan laba rugi b Laporan modal c Laporan laba ditahan d Neraca percobaan * 56Apabila suatu perkiraan perlengkapan yang belum disesuaikan per 31 Mei, menunjukkan saldo Rp. dan persediaan perlengkapan pada 31 Mei itu sebesar Rp. maka ayat penyesuaiannya adalah a Debet perlengkapan Rp. kredit biaya perlengkapan Rp. b Debet perlengkapan Rp. kredit biaya perlengkapan Rp. c Debet biaya perlengkapan Rp. kredit perlengkapan Rp. d Debet biaya perlengkapan Rp. kredit perlengkapan Rp. 57Bila jumlah tafsiran penyusutan peralatan untuk suatu periode tertentu Rp. maka ayat jurnal penyesuaian untuk mencatat penyusutan itu adalah a Debet biaya penyusutan Rp. kredit peralatan Rp. b Debet peralatan Rp. kredit biaya penyusutan Rp. c Debet biaya penyusutan akumulasi penyusutan d Debet akumulasi penyusutan kredit biaya penyusutan 58Bila saldo perkiraan peralatan sebesar Rp. dan saldo perkiraan akumulasi penyusutan Rp. maka nilai buku peralatan tersebut ialah a Rp. b Rp. c Rp. d Rp. * 59Manakah dari perkiraan-perkiraan berikut ini yang harus ditutup ke perkiraan ikhtisar laba rugi pada akhir periode ? a Penjualan b Biaya Gaji c Penjualan dan biaya gaji * d Salah semua 60Manakah dari perkiraan-perkiraan di bawah ini yang masuk dalam neraca percobaan setelah penutupan ? a Kas * b Penjualan c Biaya Gaji d Benar Semua Informasi terlengkap tentang Pasiva Sebuah Perusahaan Dapat Dibagi Ke Dalam Dua Kelompok Berikut. Pengertian Neraca Adalah Unsur Unsur Manfaat Contoh Neraca Sumber Cara Menghitung Laba Ditahan Dalam Proses Akuntansi Jurnal Sumber Pentingnya Mengelola Keuangan Bisnis Sumber Doc Bisnis Keuangan Reno Miracle Academiaedu Sumber Pentingnya Mengelola Keuangan Bisnis Sumber 2 Macam Anggaran Dalam Master Budget Yang Wajib Kamu Ketahui Sumber Itulah yang dapat kami bagikan terkait pasiva sebuah perusahaan dapat dibagi ke dalam dua kelompok berikut. Admin dari blog Seputar Usaha 2019 juga mengumpulkan gambar-gambar lainnya terkait pasiva sebuah perusahaan dapat dibagi ke dalam dua kelompok berikut dibawah ini. Bank Soal Pengenalan Akuntansi Blog Non Aktif Sumber Doc Pilihlah Jawaban Yang Paling Benar Magdha Syafrani Sumber Nf30102014132616jawaban Pg 1 Akuntansi Telah Didefinisikan Sumber Ph 1 Ekonomi Xii Architecture Quiz Quizizz Sumber Penjelasan Rumus Persamaan Dasar Akuntansi Lengkap Sumber Membuat Laporan Keuangan Sederhana Zahir Blog Sumber Apa Yang Dimaksud Dengan Neraca Atau Laporan Posisi Keuangan Sumber Apa Yang Dimaksud Dengan Neraca Atau Laporan Posisi Keuangan Sumber Laporan Keuangan Pengertian Laporan Keuangan Pdf Sumber 2 Sumber Nf30102014132616jawaban Pg 1 Akuntansi Telah Didefinisikan Sumber Cara Membuat Laporan Neraca Membacanya Zahir Accounting Blog Sumber Aset Tetap Adalah Pengertian Karakteristik Penyusutan Sumber Resume Tugas 2 Sumber Ak Sumber Demikian informasi yang dapat kami bagikan mengenai pasiva sebuah perusahaan dapat dibagi ke dalam dua kelompok berikut. Terima kasih telah berkunjung ke blog Seputar Usaha 2019. Buka website sumber untuk pembahasan lengkapnya. Pasiva adalah istilah dalam akuntansi yang menunjukkan posisi modal dan utang yang dimiliki perusahaan ketika menjalankan usahanya. Ingin tahu lebih detail tentang pasiva? Artikel ini akan mengulas tentang pengertian pasiva, rumus, serta jenisnya. Yuk, simak penjelasannya. Pasiva adalah istilah untuk pengorbanan ekonomi yang dilakukan oleh entitas bisnis atau perusahaan di masa yang akan datang dengan pihak ketiga karena adanya kegiatan usaha. Pasiva liabilitas dapat dilunasi dengan menggunakan uang, jasa, atau barang. Pasiva merupakan suatu kesengajaan yang dibuat oleh perusahaan dengan tujuan untuk meningkatkan aktivitas usaha. Utang dalam bentuk pasiva digunakan sebagai modal usaha dan cenderung menghasilkan keuntungan yang lebih besar di masa yang akan datang. Rumus Pasiva Rumus liabilitas, utang, atau pasiva adalah sebagai berikut. Aktiva = pasiva Harta = utang + modal Dalam hal ini harta merupakan kekayaan yang dimiliki perusahaan yang berguna untuk menjalankan bisnis. Jadi, komponen yang termasuk dalam pasiva adalah utang utang jangka pendek dan utang jangka panjang dan modal. Jika dirangkum, rumus liabilitas, utang, atau pasiva dapat diuraikan sebagai berikut Utang pada jangka pendek atau utang lancar Utang usaha + utang gaji + utang listrik + utang sewa + utang wesel + dan lain-lain Utang pada jangka panjang Utang bank + utang hipotek + utang obligasi Jenis-Jenis Pasiva Pasiva adalah kekayaan atau aset yang tidak memberikan keuntungan. Berdasarkan jangka waktunya pasiva terbagi menjadi dua jenis, yaitu pasiva atau utang jangka pendek current liabilities dan utang jangka panjang long term liabilities. Utang jangka pendek current liabilities Utang jangka pendek merupakan jenis utang yang seharusnya dibayarkan dengan cepat oleh perusahaan. Utang ini memiliki target pembayaran paling lama satu tahun pembukuan. Utang jangka pendek terdiri dari beberapa kategori. Utang dagang account payable Utang dalam kategori ini muncul karena pembelian barang untuk kebutuhan operasional perusahaan. Perusahaan harus membayarkan utang ini kepada perusahaan rekanan atau supplier. Utang wesel notes payable Utang wesel merupakan jenis utang yang wajib dilunasi oleh perusahaan kepada pemberi pinjaman dana. Lama pembayaran mulai dari 30, 60, hingga 90 hari. Penghasilan yang ditangguhkan deferred/unearned revenue Penghasilan yang ditangguhkan berupa kontraprestasi jasa perusahaan terhadap pihak ketiga. Penghasilan ini belum sepenuhnya menjadi hak perusahaan, walaupun perusahaan sudah menerima pembayarannya. Jadi, kondisi ini dianggap utang. Beban yang perlu dibayarkan accrued interest payable Beban yang perlu dibayarkan merupakan jenis utang jangka pendek dan statusnya belum bisa dibayarkan secara lunas di periode waktu akuntansi tertentu. Misalnya, beban gaji dan biaya sewa. Utang gaji salaries payable Utang gaji menjadi salah satu jenis utang jangka pendek, di mana perusahaan memiliki kewajiban untuk membayar kepada karyawan. Namun, perusahaan belum bisa membayarkan jumlah utang tersebut. Penghasilan yang ditangguhkan deferred liability/credit Penghasilan yang ditangguhkan lebih kepada pendapatan yang diperoleh di awal pada jasa, tetapi kenyataannya jasa tersebut belum dilakukan atau barang belum dikirimkan. Utang pajak tax payable Utang pajak juga termasuk utang jangka pendek. Utang ini menjadi bentuk kewajiban yang harus dibayarkan oleh perusahaan. Setiap aset perusahaan dalam bentuk yang telah digunakan atau terpakai jasanya menjadi utang. Utang Dividen dividends payable Utang dividen menjadi jenis utang jangka pendek dan termasuk ke dalam bagian laba perusahaan. Laba perusahaan ini diberikan kepada pemilik saham dalam bentuk dividen. Karena laba ini belum bisa dibayarkan, maka dianggap utang. Baca juga Apa itu Dividen dalam Investasi? Berikut Penjelasannya Utang jangka panjang long term liabilities Utang jangka panjang merupakan jenis utang yang tenggat waktu pelunasannya cenderung lebih lama. Berikut adalah tiga akun yang termasuk ke dalam kategori utang jangka panjang long term liabilities. Utang bank bank loan Utang bank merupakan jenis utang jangka panjang berupa pinjaman bank yang didapatkan oleh perusahaan sebagai modal kerja. Biasanya perusahaan memanfaatkan utang bank untuk hal strategis perusahaan. Misalnya, penggabungan perusahaan atau untuk ekspansi. Utang hipotek mortgages payable Utang hipotek adalah suatu jenis utang atau pinjaman perusahaan dengan jaminan berupa benda-benda tidak bergerak atau aset tetap milik perusahaan. Utang obligasi bond payable Utang obligasi merupakan surat utang yang dibuat dan diterbitkan oleh perusahaan ketika ingin meminjamkan dana kepada perusahaan lainnya. Surat obligasi menjadi surat bukti bahwa pemegang surat obligasi telah meminjamkan dana pada perusahaan yang menerbitkan surat obligasi. Maka, dapat disimpulkan dari penjelasan di atas pasiva adalah beban perusahaan. Dalam hal ini pihak perusahaan wajib mengeluarkan uang. Namun, perlu diketahui bahwa pengeluaran uang dalam bentuk pasiva bermanfaat terhadap bisnis yang sedang dilakukan saat ini dan berpotensi menghasilkan laba di masa yang akan datang. Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran! Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata 10,5%-12% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja. Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi 021 5091-6006 atau email ke [email protected]

pasiva sebuah perusahaan dapat dibagi ke dalam dua kelompok berikut